Custom Search

August 02, 2010

KOMPOS HIJAUKAN BUMI KITA

Mari Hijaukan Bumi dengan mengelola sampah rumah tangga kita, banyak cara dan jenis pengomposan yang dapat kita lakukan pilih salah satu dan coba dirumahmu. 

  • Metode Pengomposan Takakura
Proses pengomposan ini tidak mengeluarkan bau busuk dan higienis.  Tempat yang diperlukan tidak perlu luas, hindari dari air hujan atau sinar matahari langsung.Sampah organik dipisahkan dari sampah anorganik, kemudian cacah menjadi berukuran 2 cm x 2 cm agar mudah dicerna mikroba kompos. Wadahnya boleh keranjang cucian isi 40 L atau lebih dikenal dengan Keranjang Takakura, ember bekas cat (isi 25 L), drum bekas dipotong menjadi 2 bagian (isi 100 L), keranjang rotan atau bambu yang isinya lebih dari 25 L untuk mempertahankan suhu kompos. Pemilihan wadah tergantung bahan yang tersedia, selera dan banyaknya sampah setiap hari.

Sampah dimasukkan wadah kompos sebelum menjadi busuk dan diaduk sampai ke dasar wadah supaya tidak becek di bagian bawah. Pengadukan bertujuan untuk memasukkan oksigen yang diperlukan mikroba kompos. Pengomposan dimulai lagi dengan wadah lain, dengan aktivator sebagian kompos yang masih panas dari wadah pertama. Kompos setengah jadi ini bisa juga dikirim ke pengomposan komunal untuk diproses bersama-sama. Sebagian ditinggal dalam wadah untuk dijadikan aktivator. kamu bisa mendapat hasil panen kompos, atau menjualnya dengan harga khusus.


  • Metode Pengomposan Komunal
Memerlukan bangunan tanpa dinding hanya perlu atap saja, atapnya bisa dari plastik terpal, daun kirai, atau seng tergantung dana yang tersedia. Lantainya bisa tanah, semen atau paving blok. Kita bisa menyebutnya sebagai “Rumah Kompos”.

Untuk wadah pengomposan sampah organik rumah tangga dapat dibuat bak atau kotak dari bambu, kayu, paving blok, bata dan sebagainya. Agar dapat menyimpan panas, volume kotak minimal 500 L atau memiliki panjang 75 cm, lebar 75 cm dan tinggi 1 m. dengan salah satu sisinya terbuka, pembalikan dilakukan seminggu sekali untuk suplai oksigen. Banyaknya kotak tergantung jumlah sampah yang akan dikelola.
pemilihan sampah merupakan hal paling mendasar dalam pembuatan kompos. Sediakan dua wadah sampah untuk sampah organik dan anorganik hal ini akan memudahkan kamu untuk mengelola sampah. Pencacahan dapat dilakukan secara manual atau mesin bila dana yang tersedia cukup, jangan lupa untuk menambahkan serbuk gergaji sebelum pencacahan, agar sampah tidak mengeluarkan air selain itu unsur Karbon yang ada meningkat dengan pemberian serbuk gergaji. Aktivator yang digunakan adalah adonan kompos yang masih aktif atau belum selesai berproses. Jika menggunakan mesin pencacah, aktivator ditambahkan sebelum masuk mesin, jangan lupa untuk mengaduk dan membalik adonan kompos setiap hari, pematangan  kompos memerlukan waktu 10-14 hari, namun suhu harus distabilkan menjadi seperti suhu tanah, kira-kira makan waktu 2 minggu baru bisa dipanen. Jika akan dikemas diayak terlebih dahulu untuk memisahkan bagian yang kasar atau belum menjadi kompos.
Nah tinggal memasarkan kompos anda didepan rumah.

Selamat mencoba...........

Visitor

free counter